jumpa lagi di post puisi ku yang kedua hehehe..
yang ini temanya sedikit galau , uh #sedikit banyak maksutnya :D udah deh gak banyak cingcong langsung ke TKP aja baca gee, jangan lupa kasih komentar yaa sobat , taraaaaa >>>
MALAM HITAM
karya: Aulia Rosinta
Aku tersandar di jendela kamarku
Berusaha memanggil bintang
Berusaha tak merasa sendiri
Angin melewati sela-sela rambutku
Melewati telingaku
Tiba-tiba airmataku jatuh lagi
Rasa rinduku terus bergejolak tak mau padam
Rasa rinduku terus bergejolak tak mau padam
Tak terhitung waktu yang sudah kuhabiskan hanya untuk melupakanmu
Tahukah kamu bagaimana rasanya?
Tersudut dalam gelap, tertinggal sendiri, menerima luka yang ku anggap itu cinta
Aku hampir mati atas cinta yang beku
Sulitnya melingkarkan sudut bibirku agar terlihat baik oleh orang lain
Mengeringkan airmata yang terus jatuh
Mereka berkata bahwa aku harus bangun
Mereka terus berkata seperti itu, karna mereka tak merasakannya!
Aku selalu merindukanmu
Bukan tiap tahun, bukan tiap bulan, bukan tiap hari, tapi tiap detikku
Bukan tiap tahun, bukan tiap bulan, bukan tiap hari, tapi tiap detikku
Aku melihatmu tapi harus pura-pura tak melihatmu
Aku memperhatikanmu tapi harus pura-pura acuh padamu
Aku harus bagaimana?..
Pada akhirnya,
Ragumu aku yang hapuskan dan raguku aku hapus sendiri
0 komentar:
Posting Komentar